Ban Wings Air Macet Sebelum Mesin Meledak di Udara
21/07/2007 10:30 WIB
Gunawan Mashar – detikcom
Makassar – Pesawat Wings Air rute Jakarta-Palu mendarat darurat di Bandara Hasanuddin, Makassar, karena mesin di bagian kiri pesawat meledak. Parahnya lagi, ternyata sebelumnya pesawat itu malah gagal take off karena bannya macet.
“Kita baru mau take off tiba-tiba terkancing rodanya, tidak mau jalan,” kata salah satu penumpang Azmir Podungge kepada detikcom di Bandara Hasanuddin Makassar, Sabtu (21/7/2007).
Azmir mengatakan kejadian itu terjadi pada pukul 18.00 Wita saat pesawat mencoba terbang ke Palu setelah tertahan di Makassar karena cuaca buruk. Setelah kejadian ban macet, sebagian penumpang memilih untuk menggunakan pesawat lain, sementara ada juga yang rela menunggu perbaikan pesawat.
Jam menunjukkan pukul 22.00 Wita, teknisi mengatakan pesawat sudah siap untuk mengudara. Akhirnya sebagian penumpang kembali masuk ke dalam pesawat, sementara sisanya tetap meminta Wings menyediakan pesawat lain.
Azmir mengatakan, kali ini pesawat bisa take off. Tapi ketika pesawat sudah meninggalkan landasan terjadi bencana lagi.
“Tiba-tiba ada ledakan dari loket mesin sebelah kiri. Nggak ada api, yang ada cuma asap,” kisah Azmir.
Kekacauan melanda penumpang. Apalagi, menurut Azmir, pesawat sempat down seperti hendak jatuh. Beruntung pilot berhasil menguasai pesawat dan bisa mendaratkannya kembali ke Bandara Hasanuddin.
Kekalutan tampak dari wajah-wajah penumpang. Azmir mengatakan para penumpang saat itu marah-marah.
“Gimana sih? Kalau rusak jangan dipaksain. Tadi kan hampir kecelakaan,” teriak salah satu penumpang seperti yang ditirukan Azmir.
Sebagai kompensasi, pihak Wings Air memberikan kompensasi penginapan bagi seluruh penumpang berupa akomodasi penginapan di hotel sekitar bandara.
Pantauan detikcom, Sabtu (21/7/2007), pada pukul 09.35 Wita semua penumpang sudah diberangkatkan menuju Palu dengan menggunakan pesawat Lion Air.
Sementara itu belum ada keterangan resmi dari pihak Wings Air soal insiden ini. Petugas yang ditemui di tempat penjualan tiket di bandara tidak mau memberikan keterangan. (gah/sss)

Leave a Reply