struktur direktori penempatan source code adempiere di svn

•November 11, 2009 • Leave a Comment

Lihat SVN di https://adempiere.svn.sourceforge.net/svnroot/adempiere/

penempatan source code bisa dilihat berdasarkan folder sebagai berikut :

  • branches : digunakan untuk mengelola kode sumber internal fork dan digunakan juga sebagai keperluan yang sifatnya experimential. Juga berisi versi private dari beberapa kontributornya.
  • contributions : digunakan untuk mengelola kode sumber yang dikontribusikan oleh berbagai pihak, termasuk lokalisasi dan beberapa fitur baru yang tidak diterima di trunk.
  • tags : digunakan untuk mengelola update atas relase awal dari versi tertentu (sebelum dilakukan patch).
  • trunk : digunakan untuk mengelola versi terkini atau yang disebut sebagai versi aktif development

Untuk melakukan development, ada baiknya mengetahui fungsi2 diatas untuk memudahkan pengelolaan code sesuai dengan kebutuhan.

Step by step adempiere initial client setup versi indonesia

•October 23, 2009 • Leave a Comment

dicoba pada adempiere version 354a patch : 20091002_GlobalQSS_Patches_for_354a

File yg digunakan adalah AccountingID.xls, (by : Goodwill Consulting) bisa dilihat di folder Adempiere/data/import/

Langkah2 nya :
1. convert file accountingID.xls ke format csv.
2. Lengkapi header yang kurang (compare dengan file accountingUS )
3. Lengkapi account default file accountingID.csv anda, compare dengan accountingUS
listnya :
P_WIP_ACCT
P_FLOORSTOCK_ACCT
P_COSTOFPRODUCTION_ACCT
P_SCRAP_ACCT
P_OUTSIDEPROCESSING_ACCT
P_USAGEVARIANCE_ACCT
P_METHODCHANGEVARIANCE_ACCT
P_RATEVARIANCE_ACCT
P_MIXVARIANCE_ACCT
P_LABOR_ACCT
P_BURDEN_ACCT
P_OVERHEAD_ACCT

4. login sebagai System, kemudian klik menu->System Admin->Client Rules->Initial Client Setup Process
Isi info sesuai dengan kebutuhan. untuk Chart of Accounts file, pilih file yg telah dimodifikasi sebelumnya. kemudian klik start. done..
5. Pilih menu->System Admin->Data->Data Import->Import File Loader
klik tombol kemudian pilih file coa yg telah dimodifikasi sebelumnya.
klik import format : pilih accounting – accounts kemudian klik tombol ok.. done…
6. Pilih menu->System Admin->Data->Data Import->Import Account
klik tombol Import Accounts, pilih element nya kemudian klik tombol ok… done…

untuk melihat account yg telah dimasukkan : login menggunakan role admin dari client yg telah dibuat sebelumnya.
Pilih menu->Performance Analysis->Accounting Rules -> Account Element
kemudian pilih tab Element Value… done..
semoga sesuai dengan yg diinginkan :)

Replikasi database mysql

•May 1, 2009 • Leave a Comment

Jika sering berhubungan dengan database, apalagi yg datanya sering di perbaharui, kebutuhan backup data adalah menjadi hal yg krusial. Proses update berbading lurus dengan seberapa sering data yg disimpan tsb di update dan juga seberapa penting data yg disimpan sehingga diharuskan untuk meminimalisir kehilangan data pada saat sistem database mengalami kegagalan (crash).

Ada satu metoda yang dapat digunakan untuk memastikan data yang dihasilkan adalah dari data paling akhir sebelum terjadinya kegagalan sistem. Metoda tersebut disebut  replikasi database (database replication).  Replikasi (replication) adalah sebuah cara yg dilakukan untuk mengkonfigurasi database MySQL utama (Master) memiliki cadangan yg disebut MySQL database cadangan (Slave).

Replikasi membutuhkan 2 mesin atau lebih. Bisa ditempatkan dalam satu area maupun pada remote area. Alasan menggunakan lebih dari satu mesin adalah ketika Master Database mati, maka Slave Database bisa menggantikan posisi Master untuk menggantikan posisinya sehingga selalu ada satu database sistem yang bekerja untuk memenuhi kebutuhan aplikasi yang menggunakan database tersebut. Dalam Replikasi, kita akan membaginya sebagai Master dan Slave. Master adalah yang bertindak sebagai pemeran utama sedangkan Slave menjadi pemeran pengganti dalam suatu sistem database. Kedua mesin tersebut harus memiliki Mysql Server yang berjalan dan kedua Sistem tersebut harus bisa saling berhubungan. Nantinya diperlukan privileges setingkat root pada kedua sistem untuk dapat melakukan administrasi pada kedua mesin.

Ukuran Ideal Ban VS Lebar Rim Velg

•February 22, 2009 • 3 Comments

bro, klo pake velg ukuran sekian, enaknya pake ban ukuran berapa yah?

Pertanyaan yang umum ditanyakan orang saat ingin membenahi kaki2 motor.

Buat yg masih ragu2, bisa lihat di tabel berikut..

keterangan dikutip dari spesifikasi ban battlax bt 45

bt451

BT-45V Front


TIRE SIZE REC. RIM
(inch)
MEAS. RIM
(inch)
OD
(mm)
TW
(mm)

110/90-16 M/C 59V TL 2.50 2.15 – 3.00 604 111

120/80-16 M/C 60V TL 2.75 2.15 – 3.00 598 121

110/80-17 M/C 57V TL 2.50 2.15 – 3.00 608 107

100/90-18 M/C 56V TL 2.50 1.85 – 2.75 637 100

110/80-18 M/C 58V TL 2.50 2.15 – 3.00 633 107

110/90-18 M/C 61V TL 2.50 2.15 – 3.00 655 111

100/90-19 M/C 57V TL 2.50 1.85 – 2.75 663 100

BT-45V Rear


TIRE SIZE REC. RIM
(inch)
MEAS. RIM
(inch)
OD
(mm)
TW
(mm)

130/90-16 M/C 67V TL 3.00 2.50 – 3.50 634 138

150/80-16 M/C 71V TL 3.50 3.00 – 4.00 646 154

120/90-17 M/C 64V TL 2.75 2.15 – 3.00 642 121

130/90-17 M/C 68V TL 3.00 2.50 – 3.50 664 135

140/80-17 M/C 69V TL 3.50 2.75 – 3.50 656 143

150/70-17 M/C 69V TL 4.00 3.50 – 4.50 641 149

120/90-18 M/C 65V TL 2.75 2.15 – 3.00 673 121

130/80-18 M/C 66V TL 3.00 2.50 – 3.50 663 131

140/70-18 M/C 67V TL 4.00 3.50 – 4.50 652 145

140/80-18 M/C 70V TL 3.50 2.50 – 3.50 681 143

150/70-18 M/C 70V TL 4.00 3.50 – 4.50 670 150

BT-45 Front


TIRE SIZE REC. RIM
(inch)
MEAS. RIM
(inch)
OD
(mm)
TW
(mm)

100/90-16 M/C 54H TL 2.50 2.15 – 2.75 586 100

100/80-17 M/C 52H TL 2.50 1.85 – 2.75 595 100

110/70-17 M/C 54H TL 3.00 2.75 – 3.50 589 106

110/80-17 M/C 57H TL 2.50 2.15 – 3.00 608 107

120/70-17 M/C 58H TL 3.50 3.00 – 3.50 605 123

3.50-18
56H TT 2.15 1.85 – 2.50 651 104

90/90-18 M/C 51H TL 2.15 1.85 – 2.50 619 89

100/80-18 M/C 53H TL 2.50 1.85 – 2.75 617 100

100/90-18 M/C 56H TL 2.50 1.85 – 2.75 637 100

3.25-19
54H TL 2.50 1.85 – 2.50 663 100

100/90-19 M/C 57H TT 2.50 1.85 – 2.75 663 100

90/90-21 M/C 54H TT 2.15 1.85 – 2.50 702 92

90/90-21 M/C 54H TL 2.15 1.85 – 2.50 702 92

BT-45 Rear

TIRE SIZE REC. RIM
(inch)
MEAS. RIM
(inch)
OD
(mm)
TW
(mm)
130/90-16 M/C 67H TL 3.00 2.50 – 3.50 636 132
110/90-17 M/C 60H TL 2.50 2.15 – 3.00 630 110
120/80-17 M/C 61H TL 2.75 2.15 – 3.00 624 121
130/70-17 M/C 62H TL 3.50 3.00 – 4.00 617 136
130/80-17 M/C 65H TT 3.00 2.50 – 3.50 638 131
130/80-17 M/C 65H TL 3.00 2.50 – 3.50 638 131
140/70-17 M/C 66H TL 4.00 3.50 – 4.50 627 145
150/70-17 M/C 69H TL 4.00 3.50 – 4.50 641 149
4.00-18
64H TT 2.15 2.15 – 2.75 675 117
4.00-18
64H TL 2.15 2.15 – 3.00 675 117
110/80-18 M/C 58H TL 2.50 2.15 – 3.00 633 110
110/90-18 M/C 61H TL 2.50 2.15 – 3.00 655 110
120/80-18 M/C 62H TL 2.75 2.15 – 3.00 654 120
130/70-18 M/C 63H TL 3.50 3.00 – 4.00 637 128
140/70-18 M/C 67H TL 4.00 3.50 – 4.50 652 145
150/70-18 M/C 70H TL 4.00 3.50 – 4.50 668 149

Pilih-pilih ukuran ban

•February 21, 2009 • Leave a Comment

Ban, salah satu komponen penting yg harus diperhatikan pada kendaraan anda. Yang mo ganti ban, jangan sampai salah pilih ukuran ya..

Di websitenya bridgestone, ada fasilitas layanan yang disediakan untuk mengetahui ukuran ban, ada beberapa kategori pilihan :

  • Berdasarkan Merk Kendaraan
  • Berdasarkan Ukuran
  • Berdasarkan Pola Tapak
  • Berdasarkan Aspek Rasio.

Langsung deh ke http://www.bridgestone.co.id/layanan/pilihban.htm

Silahkan cari yang sesuai dengan kebutuhan…..

Diduga Pompa Oli Tak Bekerja, Wings Air Gagal Terbang

•July 23, 2007 • Leave a Comment

23/07/2007 08:15 WIB
Diduga Pompa Oli Tak Bekerja, Wings Air Gagal Terbang
Indra Subagja – detikcom

Jakarta – Penumpang pesawat Wings Air tujuan Pekanbaru, Riau mesti menahan kecewa. Ini terjadi karena pesawat bernomor IW 8728 jeniS Boeing MD PK LMK yang hendak mereka tumpangi mengalami kendala.

Semestinya pesawat tersebut lepas landas dari Bandara Soekarno-Hatta sekitar pukul 07.00 WIB, Senin (23/7/2007). “Pesawat mengalami technical error 2, pompa oli tidak bekerja,” kata salah seorang penumpang Roy Suryo saat dihubungi detikcom.

Menurut Roy saat itu sebenarnya seluruh penumpang sudah berada di dalam pesawat, sesaat ketika hendak lepas landas tiba-tiba pramugari mengumumkan bahwa penerbangan ditunda.

“Padahal pesawat sudah sempat mundur. Penumpang diminta turun dan berganti pesawat,” imbuhnya.

Lebih lanjut Roy menjelaskan pesawat pengganti berjenis sama bernomor PK LWIF dan akan berangkat sekitar pukul 08.30 WIB. “Penumpang banyak yang tidak puas dengan penundaan, tapi mau bagaimana lagi sebab ini pilihan yang tepat,” tandas Roy. (ndr/fiq)

Ban Wings Air Macet Sebelum Mesin Meledak di Udara

•July 23, 2007 • Leave a Comment

21/07/2007 10:30 WIB

Gunawan Mashar – detikcom

Makassar – Pesawat Wings Air rute Jakarta-Palu mendarat darurat di Bandara Hasanuddin, Makassar, karena mesin di bagian kiri pesawat meledak. Parahnya lagi, ternyata sebelumnya pesawat itu malah gagal take off karena bannya macet.

“Kita baru mau take off tiba-tiba terkancing rodanya, tidak mau jalan,” kata salah satu penumpang Azmir Podungge kepada detikcom di Bandara Hasanuddin Makassar, Sabtu (21/7/2007).

Azmir mengatakan kejadian itu terjadi pada pukul 18.00 Wita saat pesawat mencoba terbang ke Palu setelah tertahan di Makassar karena cuaca buruk. Setelah kejadian ban macet, sebagian penumpang memilih untuk menggunakan pesawat lain, sementara ada juga yang rela menunggu perbaikan pesawat.

Jam menunjukkan pukul 22.00 Wita, teknisi mengatakan pesawat sudah siap untuk mengudara. Akhirnya sebagian penumpang kembali masuk ke dalam pesawat, sementara sisanya tetap meminta Wings menyediakan pesawat lain.

Azmir mengatakan, kali ini pesawat bisa take off. Tapi ketika pesawat sudah meninggalkan landasan terjadi bencana lagi.

“Tiba-tiba ada ledakan dari loket mesin sebelah kiri. Nggak ada api, yang ada cuma asap,” kisah Azmir.

Kekacauan melanda penumpang. Apalagi, menurut Azmir, pesawat sempat down seperti hendak jatuh. Beruntung pilot berhasil menguasai pesawat dan bisa mendaratkannya kembali ke Bandara Hasanuddin.

Kekalutan tampak dari wajah-wajah penumpang. Azmir mengatakan para penumpang saat itu marah-marah.

“Gimana sih? Kalau rusak jangan dipaksain. Tadi kan hampir kecelakaan,” teriak salah satu penumpang seperti yang ditirukan Azmir.

Sebagai kompensasi, pihak Wings Air memberikan kompensasi penginapan bagi seluruh penumpang berupa akomodasi penginapan di hotel sekitar bandara.

Pantauan detikcom, Sabtu (21/7/2007), pada pukul 09.35 Wita semua penumpang sudah diberangkatkan menuju Palu dengan menggunakan pesawat Lion Air.

Sementara itu belum ada keterangan resmi dari pihak Wings Air soal insiden ini. Petugas yang ditemui di tempat penjualan tiket di bandara tidak mau memberikan keterangan. (gah/sss)

Ledakan Mesin Sebelah Kiri Paksa Wings Air Mendarat

•July 23, 2007 • Leave a Comment

21/07/2007 02:43 WIB

Gagah Wijoseno – detikcom

Jakarta – Masalah pada mesin diduga menjadi penyebab pesawat Wings Air tujuan Jakarta-Palu mendarat darurat di Bandara Hasanuddin, Makassar. Beberapa saat setelah mengudara, pesawat memutar balik dan mendarat lagi di Bandara Hasanuddin.

Informasi yang dikumpulkan detikcom, Sabtu (21/7/2007), saat berada di udara terdengar ledakan cukup keras dari arah sayap sebelah kiri.

Kepanikan sempat melanda para penumpang di dalam pesawat. Beruntung, pilot masih dapat mengendalikan pesawat dan berhasil mendaratkannya kembali ke Bandara Hasanuddin dengan utuh.

Belum ada keterangan resmi yang diberikan pihak Wings terkait insiden ini. Baik kantor Wings di Jakarta dan di Makassar tidak bersedia memberikan keterangan yang jelas dengan alasan belum atau tidak tahu.

Saat ini para penumpang diinapkan oleh pihak Wings di hotel dekat bandara. Rencananya mereka akan diberangkatkan kembali pada Sabtu, 21 Juli 2007, pukul 10.00 Wita. (gah/gah)

Wings Air Mendarat Darurat di Bandara Hasanuddin

•July 23, 2007 • Leave a Comment

21/07/2007 02:23 WIB

dengan nomor penerbangan IW 8582 dengan rute Jakarta-Palu mendarat darurat di Bandara Hasanuddin, Makassar. Pesawat tersebut sedianya hanya transit di Makassar.

Adanya permasalahan tersebut dibenarkan oleh petugas informasi Wings Air.

“Ya, saya dengar katanya memang ada masalah,” ujar petugas yang enggan disebutkan namanya itu pada detikcom, Sabtu (21/7/2007).

Petugas tersebut tidak mau menjelaskan masalah apa yang dimaksud. Dia menyarankan untuk menanyakan soal tersebut pada kantor pusatnya di Jakarta.

Tetapi saat dikonfirmasi, petugas di Jakarta mengaku tidak tahu menahu soal kabar tersebut. Alasannya belum menerima informasi dari Makassar.

Informasi yang dikumpulkan detikcom, pesawat tersebut sebelumnya mendarat di Bandara Hasanuddin karena cuaca menuju ke Palu sedang buruk. Saat tengah malam pesawat kembali diberangkatkan. Tetapi entah kenapa, setelah beberapa saat mengudara pesawat itu berputar arah dan mendarat darurat kembali di Bandara Hasanuddin. (gah/gah)

Garuda Balik Kanan Sempat Delay Akibat Kelebihan Penumpang

•July 2, 2007 • Leave a Comment

heran juga kenapa garuda bisa naik kelas, padahal ngurusin masalah
boarding aja gak becus.

Dilihat dari alasannya sih, sangat tidak masuk akal pfftt…

01/07/2007 11:35 WIB
Garuda Balik Kanan Sempat Delay Akibat Kelebihan Penumpang
Nograhany Widhi K – detikcom

Jakarta – Pesawat Garuda dengan nomor penerbangan GA 162 jurusan Jakarta-Padang yang balik kanan setelah 30 menit ternyata sempat delay. Dijadwalkan berangkat 06.25 WIB, namun baru take off 07.06 WIB.

Karuan penumpang Garuda yang hendak menuju Padang gelisah karena keterlambatan ini. Namun usut punya usut, rupanya ada kelebihan penumpang pada pesawat Boeing 737-400 yang dipiloti Jauhari Syahban.

“Tadi pesawatnya memang dijadwalkan 06.25 WIB, tapi delay maka berangkat 07.06 WIB karena ada kelebihan penumpang 1 orang,” jelas Kepala Bidang Komunikasi Garuda Indonesia Pudjobroto, Minggu (1/7/2007).

Menurut Pudjo, ada penumpang rombongan yang berisi 5 orang. Namun karena kapasitas penumpang hanya bisa memuat 120 kursi untuk kelas ekonomi dan 10 kursi untuk kelas bisnis, seorang anggota rombongan tidak bisa check-in. “Satunya nggak bisa berangkat, kemungkinan dialihkan ke pesawat lain,” tutur pria berkacamata tersebut. (ana/djo)

 
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.